Pages

Suka-duka Kuliah sambi kerja :D


Halooo....

Berjumpa kembali dengan sayah :D kali ini saya tidak membawa cerita tentang tempat wisata yang saya kunjungi, tapi saya ingin bercerita mengenai perjalanan hidup *halah* selama 4th terakhir ini. 

Oke.
Langsung saja.

Sekarang, saat saya mengetik cerita ini, saya sedang menanti datangnya hari wisuda. Alhamdulillah, setelah 4 tahun melewati jalan terjal karna harus bagi waktu antara kuliah dan kerja, akhirnya saya bisa sampai diujung fase kuliah :D . Nah, yang ingin saya ceritakan kali ini adalah suka duka yang saya alami selama kuliah sambil kerja.

Orangtua saya hanya mampu menanggung biaya awal kuliah saya. Mulai semester 2, mereka mulai kesulitan membayar kuliah saya, karna itu, mau tidak mau, saya harus bekerja agar tetap bisa kuliah. Mencari pekerjaan yang bisa disambi kuliah itu sulit, jarang sekali ada tempat kerja yang menyediakan jam kerja flexibel, sesuai jam kuliah. 6 bulan pertama, saya blm bisa dapet kerjaan, akhirnya saya gadai-in netbook buat bayar kuliah :D

Berkali-kali saya berganti pekerjaan, mulai dari jadi penjaga taman bacaan bergaji 10.000/hari dengan jam kerja 8jam/hari, kemudian pindah menjadi pramuniaga di toko kain –hanya bertahan 3hari karna ga cocok sama pemilik toko, lalu pindah lagi menjadi guru les untuk keponakan saya yg masih kelas 1 SD dan TK, lalu jadi pengajar les profesional di salahsatu bimbingan belajar khusus matematika SD –hanya bertahan 3 kali pertemuan karna sulit menyesuaikan jadwal, kemudian berganti lagi menjadi customer service di sebuah workshop toko online, sampai akhirnya ‘naik jabatan’ jadi staff IT di toko online itu. Akhirnya saya bertahan bekerja di toko online itu sejak Juli 2012 sampai sekarang. 

Saya bersyukur sekali dipertemukan oleh Allah dengan toko online tersebut. Hanya berawal dari seorang teman yang minta dicarikan batik motif club bola, akhirnya saya bisa menemukan tempat kerja yang sangat nyama karna bisa disesuaikan dengan jam kuliah saya.Tadinya kami (saya dan maspacal) hanya menjadi reseller dari toko itu, jadi kami ambil barang disitu (dengan modal awal dari bapaknya maspacal), kemudian kami pasarkan melalui fb, tokobagus, dll. Waktu itu toko tersebut sedang ‘naik daun’, kebajiran order, sampai kualahan dan banyak customer yang tidak terlayani karna kekurangan personil di bagian pelayanan. Kemudian mereka menawari saya untuk membantu bagian pelayanan disana, dengan sistem gaji ‘fee’, jadi saya mendapat 1.000 dari setiap baju yang berhasil saya jual. Saya pikir itu tidak terlalu buruk, mengingat toko itu benar-benar kebaniran order, akhirnya saya ambil tawaran itu. Dan ternyata pilihan saya benar, sehari saya bisa menjual 30-50baju, bahkan pernah sampai 100 –walaupun jarang sekali. Bekerja disitu sangat menyenangkan, saya bisa datang dan pulang kapan saja saya mau, yang penting urusan saya dengan pelanggan hari itu sudah selesai  atau si pelanggan mau melanjutkan order di keesokan harinya. Jadi saya bisa kuliah tanpa hambatan. Jika ada kuliah pagi, maka saya bekerja siang hari, begitupun sebaliknya.
Disamping menjadi CS, saya juga tetap menjadi reseller, jadi gajinya dobel, dari laba hasil penjualan sebagai reseller dan fee dari setiap baju yang berhasil saya jual, heheee. 

Saya sangat betah kerja disitu, walaupun agak ‘meyedihkan’, karna setiap kuliah selesai saya harus bergegas menuju tempat kerja, jarang banget punya waktu untuk kumpul-kumpul dulu sama teman-teman, akibatnya saya jadi kurang update tentang perkembangan kampus dan sering tidak diajak ketika teman-teman sekelas pergi jalan-jalan. Yah, mau bagaimana lagi. Kehidupan saya berbeda dengan mereka, saya tidak bisa sembarangan bersenang-senang seperti mereka, no budget for foya-foya, hahaaa Mungkin mereka enak, jika butuh uang tinggal sms/telpon orang tua, maka ATM mereka akan terisi seketika, jauh berbeda dengan saya yang kalau mau ATMnya terisi harus jualan dulu, heheee. 

Sejak awal tahun 2013, saya tidak lagi menjadi CS, saya dipindah ke bagian administrasi web, jadi saya membantu pemilik toko online tersebut untuk mengelola website. Saya tidak lagi dibayar dengan sistem fee, tapi saya dibayar perjam, lebih menyenangkan, tidak terlalu capek –karna tidak perlu bertemu dan berdebat dengan customer yang kadang aneh bin ajaib, dan yang pasti saya tetap bisa sambil kuliah, jadi teserah saya mau datang jam berapa dan pulang jam berapa, yang penting website mereka ‘aman’.
Saya benar-benar menikmati pekerjaan saya. Dari hasil menjadi reseller saja, selama 2,5 tahun –dari juli 2012 sampe sekarang- saya dan maspacal bisa beli tablet lenovo seharga 2,5jt, 2x beli BB seharg 2,3jt, bayar kuliah saya dari semester 4 sampe lulus, buat nambahin bayar tanah (mas pacal dibeliin tanah sama ayahnya) 8,5jt, buat jalan-jalan kami berdua ke bandung, buat jajan-jajan enak, dan sekarang ini ditabungan kami ada saldo >18jt.  :D . Belum lagi ditambah sama hasil kerja dari kerjaan barunya mas pacal, marketing properti, dalam bulan ini mas pacal udah berhasil bikin 3 deal, dan setiap deal-nya bernilai 2jt , heheee

Lumayan kan untuk ukuran anak kuliahan yang belum dapet kerja tetap? :D
Tidak heran sih harusnya kalau kami bisa mendapatkan itu semua, karen jelas kami bekerja. Saat teman-teman kami kongkow di kampus, kami kerja, saat teman-teman kami karaokean, kami kerja, saat teman kami nonton film di bioskop, kami kerja, saat teman kami jalan-jalan, kami kerja, saat teman-teman kami ngerjain tugas kuliah, kami kerja, saat teman-teman kami tidur, kami ngerjain tugas kuliah :D  Semenjak sambil kerja, waktu kumpul sama temen-temen bener-bener minim

Sebenernya, membagi waktu antara kuliah dan kerja itu tidak sulit, asalkan pandai-pandailah mencari tempat kerja dan pekerjaan yang bisa menoleransi status kita sebagai mahasiswa. Dan satu pesan saya, JANGAN LUPA PIKNIK, ndak edan, hahahaaa Alhamdulillah maspacal hobinya travelling, jadi disela-sela jadwal kerja saya, dia mau ngajakin jalan-jalan, walaupun kadang Cuma ke kaliurang tapi pernah juga sampai ke pacitan :D
 

0 comments: